Mengenali Tahapan Perkembangan Janin Usia 3 Bulan

Tahapan perkembangan janin merupakan sebuah pengetahuan penting yang kiranya harus diketahui seorang ibu. Hal ini karena bisa digunakan sebagai acuan baik dalam menjaga pola makan maupun untuk mengatur pola hidup yang lainnya. Pada tahapan di minggu ini sudah mulai terlihat jenis kelaminnya. Bahkan perkembangan janin usia 3 bulan sudah bisa jelas dipastikan jenis kelaminnya apabila laki-laki. Akan tetapi untuk perempuan masih belum bisa dipastikan. Mulut dan hidung janin sudah mulai kelihatan secara jelas. Bahkan yang ada pada tungkai dan lengan juga sudah mulai tumbuh.

Mengenali Tahapan Perkembangan Janin Usia 3 Bulan

Pada masa ini, janin bisa membuka dan menutup bagian mulutnya. Bahkan gerakan menghisap dan menelan juga sudah mulai dilakukan. Salah satu aktivitasnya yang sering dilakukan yakni menelan yakni rata-rata sebanyak 25 kali dalam satu jam. Untuk itu, tangannya mulai bergerak bebas. Maksudnya disini adalah sudah tidak lagi tergantung pada gerakan tubuh. Bahkan pada kuku pada setiap jari tangan dan kakinya sudah mulai muncul di minggu ini. Diperkirakan perkembangan janin usia 3 bulan mempunyai panjang sekitar 39 mm dan berat 20 gram. Pada tahapan ini perut dan rongga dada sudah mulai terpisah dan otot mata dan bibir atas terbentuk. Di sisi lain terjadi pembentukan kulit dan fungsinya yang ikut berkembang menuju penyempurnaan.

Perkembangan Janin Usia 3 Bulan Saat Minggu ke-10

Pada minggu ke-10 ini, sudah mulai terlihat jenis kelamin untuk janin perempuan. Terdapat tulang yang bisa menggantikan kartilago (tulang muda) yang terdapat di diafragma dan telah memisahkan jantung dan paru-paru dari perut dan otot leher yang muai terbentuk. Otak dapat berkembang dengan cepat dalam bulan terakhir ini. Sehingga jangan heran ketika proporsi kepala lebih besar dari pada tubuh. Sistem otot dan saraf sudah mencapai pada tingkatan kematangan. Selain itu, janin juga sudah mampu untuk mengirim dan menerima pesan dari otak. Hal ini terlihat bahwa sudah mulai berfungsinya sistem saraf, sehingga janin sudah mampu untuk melakukan gerak refleks. Bukan hanya itu, kaki sang bayi mulai bisa menendang perut sang ibu dan mulai ada pembentukan telinganya yang telah berakhir.

Perkembangan Janin pada Minggu ke-11

Pada usia 11 minggu ini, panjang tubuh bayi sudah mencapai sekitar 6,5 cm. Beberapa diantaranya mulai berkembang seperti rambut, kuku jari tangan dan kaki yang mulai tumbuh. Sesekali pada usia ini janin sudah bisa menguap. Bahkan pada organ seks luar disini pun sudah mulai terbentuk pada folikel-folikel rambut dan giginya. Bayi mulai bisa menelan cairan amnion dan mengeluarkan kembali dalam bentuk kencing. Mata terbentuk lengkap dan jaringan pada tangan dan kaki tumbuh.

Gerakan kaki dan tangan bayi sudah bisa dirasakan termasuk meluruskan tubuh, menggeliat juga menundukkan kepalanya. Bahkan bayi akan berkembang dan melakukan gerakan putaran seperti gerakan bergelung, memanjang, atau bayi akan jumpalitan sehingga ibu kadang kesakitan namun sekaligus ada sensasi bahagia yang dirasakan ibu.

Perkembangan Janin pada Minggu ke-12

Janin berukuran sekitar 8 cm dan semua organ vital bayi terbentuk. Dengan signal dari otak, maka otot akan merespon dan bayi sudah dapat melakukan tendangan. Pada akhir trimester pertama, organ tubuh bayi sudah terbentuk. Maka rasa mual dan lelah yang ibu rasakan biasanya sudah berkurang atau hilang. Pada tahapan perkembangan selanjutnya ini akan terlihat pertumbuhan baik bayi maupun perut ibu yang semakin membesar. Perkembangan janin usia 3 bulan biasanya di dalam rahim janin akan cegukan. Cegukan terjadi pada frekuensi hingga 90 kali cegukan dalam satu jam. Tujuannya agar otot-otot organ pernafasannya bisa semakin kuat.

Leave a Reply