Pengertian Cross Selling dan Upselling Dalam Dunia Marketing

Pengertian Cross Selling dan Upselling Dalam Dunia Marketing

Dalam kegiatan marketing, dua strategi yang paling banyak digunakan adalah Cross Selling dan Up Selling. Kedua strategi ini dahulu banyak sekali ditemui pada restoran cepat saji dan juga hotel. Akan tetapi seiring dengan teknologi yang berkembang teknik seperti ini juga banyak diterapkan pada bisnis online. Lalu apa pengertian Cross Selling dan Up Selling itu?

Teknik marketing dengan metode CrossSelling merupakan seni menjual produk atau jasa tertentu. Lalu menawarkan produk- produk lain yang berbeda. Untuk lebih mudahnya saat kita di gerai restaurant cepat saji, kita mungkin hanya ingin membeli burger saja, namun kebetulan di sana ada berbagai produk menarik yang tiba- tiba menggoda Anda. Sehingga jadilah Anda membeli ice coffee dan salad.

Strategi Cross Selling

Jika cross selling itu cara agar pelanggan mengeluarkan lebih banyak uang dengan membeli tambahan produk lain. Maka up Selling adalah menjual produk tertentu agar bernilai jual lebih dengan tambahan manfaat, keunggulan atau garansi yang dirasa lebih menguntungkan pembeli. Penjual dalam menggunakan teknik Up Selling akan lebih menekankan menjual produk yang diinginkan pembeli, namun mempunyai keunggulan yang lebih banyak.

Untuk strategi Cross Selling sendiri, di bawah ini kami punya tips yang perlu dilakukan dalam mengaplikasikan stratego cross selling.

Produk yang Melengkapi

Penjual berasumsi pembeli mungkin akan melupakan sesuatu yang berhubungan dengan produk yang telah dibelinya. Seperti ketika konsumen sedang berbelanja kebutuhan di kamar mandi, penjual bisa menawarkan item-item yang dibutuhkan di kamar mandi yang belum dibeli oleh konsumen tersebut.

Konsumen membeli sabun mandi dan pasta gigi, penjual menawarkan sikat gigi, shampo, sabun muka (facial wash), bahkan bisa juga menawari konsumen tersebut produk lulur, handuk, mouth wash dan lain-lain.

Produk Kebutuhan Sehari- Hari

Dalam cross selling dengan menawarkan produk sehari- hari ini sangat efektif untuk dapat meningkatkan penjualan. Pembeli kadang tidak banyak pertimbangan untuk produk yang seperti ini, karena produk ini pasti akan digunakan atau pasti akan habis terkonsumsi. Contoh, pulsa telpon, token listrik, snack, minyak, susu.

Produk yang Sedang Promo

Untuk meningkatkan total belanja konsumen cross selling dengan menawarkan produk yang saat ini sedang promo juga terbukti efektif. Konsumen tidak selamanya tahu, jika saat itu sedang ada promo dengan item produk tersebut, sehingga penawaran yang disampaikan oleh penjual / sales counter / kasir merupakan informasi yang berharga.

Bisa jadi konsumen tidak membeli barang yang sedang ada promo tersebut pada waktu itu, tetapi dengan adanya info tersebut ada kemungkinan konsumen akan datang kembali dan membeli produk tersebut. Atau bisa jadi info produk promo tersebut akan disampaikan sengaja atau tidak oleh konsumen ke orang sekitar, apakah saudara atau tetangga.

Itulah sebabnya, penting untuk memberikan informasi yang lengkap, namun secara singkat, seperti jenis dan bentuk promo, kapan akan berakhir, jika ada waktu lengkapi dengan detail dari promosi tersebut.

Manfaat Cross Selling

Penggunaan strategi Cross Selling memiliki potensi untuk meningkatkan omset penjualan berkali- kali lipat begitu juga dengan Up Selling. Dua teknik marketing ini bertujuan untuk meyakinkan pembeli agar mau mengeluarkan uang lebih banyak. Bedanya, Cross Selling adalah dengan menjual produk yang berbeda, sedangkan Up Selling adalah produk yang sama.

Itulah penjelasan tentang pengertian Cross Selling dan Up Selling dalam dunia marketing. Semoga informasi ini bermanfaat untuk anda semua.

Leave a Reply