Tahapan Perkembangan Janin Usia 4 Bulan Dalam Setiap Minggunya

Ketika usia janin sudah memasuki 4 bulan, maka seorang ibu harus berhati-hati dan lebih waspada dalam melakukan aktifitas. Hal ini terkait perkembangan janin usia 4 bulan yang memang sangat penting untuk dijaga. Janin yang bisa berkembang secara baik di dalam kandungan pastinya selalu menjadi harapan semua ibu. Maka dari itu, penting bagi ibu untuk mengetahui bagaimana tahapan perkembangan yang normal dialami oleh janin saat usia 4 bulan.

Tahapan Perkembangan Janin Usia 4 Bulan Dalam Setiap Minggunya

Tahapan Perkembangan Janin Usia 4 Bulan

Berikut kami paparkan perkembangan janin usia 4 bulan dalam setiap minggunya.

Perkembangan Janin pada Minggu ke-13

Pada minggu ke-13, bagian retina, kornea, iris (selaput pelangi), serta lensa mata bayi sudah mulai bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Janin mulai bisa mengedipkan mata dan peka terhadap cahaya yang ada. Proses pertumbuhan janin tersebut didukung oleh plasenta. Plasenta inilah yang menghubungkan ibu dengan janin, baik dalam hal pembuangan sisa metabolisme, makanan, maupun dalam menyaring zat-zat yang berbahaya. Sedangkan pada kulitnya terdapat otot dan mulai terbentuk anggota tubuh.

Pada minggu ini, janin telah mampu merasakan detak jantung pada ibunya. Dengan panjang sekitar 7,5cm, janin sudah memiliki trakea, paru-paru, perut, hati, pankreas, dan usus. Tak hanya itu, pita suara janin juga mulai terbentuk. Tunas gigi pun sudah mulai muncul sebanyak 20. Pada tahapan perkembangan janin di minggu ini, jari tangan dan telapak kaki pun sudah mulai terlihat.

Perkembangan Janin pada Minggu ke-14

Minggu ke-14, telinga janin sudah ada pada posisi normal, yakni di sisi kiri dan kanan kepala. Hal ini sama dengan posisi mata yang mengarah ke posisi sebenarnya. Bahkan posisi leher pun berkembang dan terus memanjang sementara dagu tak lagi menyatu ke dada. Disamping itu, ada banyak alat-alat kelamin bagian luar yang ikut berkembang secara nyata. Dengan begitu, organ reproduksi janin pada minggu ini sudah dapat dibedakan antara laki-laki atau perempuan.

Denyut jantung janin pun sudah mulai berdetak kuat (detak jantung hampir 2 kali lebih cepat daripada anda) serta anda bisa mendengarkannya ketika proses pemeriksaan dengan dokter. Pada saat janin sudah memberikan respons terhadap dunia di luar rahim ibu, maka janin sudah bisa bergerak bila anda mengusap perut. Hanya saja, ada kemungkinan sang ibu masih belum dapat merasakannya secara langsung.

 

Perkembangan Janin pada Minggu ke-15

Pada minggu ini, sang bayi sudah mulai dapat mendengarkan kata-kata ibunya, mendengarkan denyut jantung, suara perut, dan juga suara ibu. Ketika sudah memasuki usia kandungan minggu ke-15 ini, bayi sudah mulai memiliki rambut pada bagian kepala, bulu mata, dan alis. Walaupun ukurannya hanya sekitar 114 gram dengan panjang sekitar 15 cm. Usia kehamilan tersebut semakin lama akan semakin terlihat. Maka dari itu, untuk tetap menjaga kenyamanan si ibu dan janinnya, sebaiknya mulai menggunakan baju hamil.

Penggunaan baju hamil sangatlah disarankan karena kulit dan otot-otot terutama di sekitar perut akan melar. Hal ini dikarenakan ibu mengalami peregangan dari luar untuk mengakomodasi pembesaran rahim. Bahkan akan mulai muncul layaknya garis-garis regangan yang disebut striae. Secara umum garis tersebut akan muncul pada sekitar perut, payudara, bokong maupun panggul.

Perkembangan Janin pada Minggu ke-16

Tahapan perkembangan janin usia 4 bulan pada minggu ke-16 ini, janin akan semakin cepat bertambah panjang dengan gerakan-gerakan yang lebih kuat. Gerakan-gerakan janin bisa dirasakan ibu dengan cara meraba perut. Biasanya akan tumbuh rambut halus pada di permukaan tubuh janin, yang disebut dengan lanugo. Plasenta yang sudah terbentuk dapat berfungsi sepenuhnya. Panjang janin umumnya sekitar 16 cm dan berat 135 gram.

Leave a Reply